3 Efek Samping Dalam Mengonsumsi Gula Aren

Gula aren merupakan produk hasil olahan dari pohon aren atau pohon Plamyra yang memiliki kandungan glukosa sehingga rasanya manis. Gula ini memiliki kadar indeks glikemik rendah (berarti tidak meningkatkan gula darah tubuh secara cepat dan tinggi). Gula aren juga memiliki kandungan multivitamin dan mineral yang baik untuk kesehatan.

Namun dikarenakan gula aren masih termasuk sebagai pemanis, maka gula aren juga memiliki efek samping. Efek samping yang tidak boleh dilupakan adalah gula ini akan meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh. Konsumsi gula berlebihan dan lama juga akan meningkatkan resiko seseorang terkena diabetes mellitus tipe dua. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah beberapa efek samping dalam mengonsumsi gula aren secara berlebihan.

1. Menaikkan berat badan

Kandungan glukosa pada gula aren ini cukup tinggi sebagai sumber energi (kalori) dan karbohidrat. Jika kedua kandungan ini masuk ke dalam tubuh secara berlebihan, maka akan meningkatkan berat badan. Namun dengan naiknya berat badan ini juga merupakan suatu hal yang kurang sehat untuk kesehatan.

2. Meningkatkan resiko penyakit jantung dan darah tinggi

Karena gula aren ini memiliki kandungan energi satau kalori yang tinggi, maka gula ini dapat juga menjadi sebab meningkatnya resiko penyakit jantung. Karena menurut penelitian, sebanyak 38% lebih tinggi resiko penyakit jantung itu disebabkan oleh banyaknya kalori yang masuk kedalam tubuh.

gula ini juga dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi yang juga berakibat pada hipertensi dan merusak jantung. Jika dikonsumsi secara berlebihan, maka semakin tinggi risiko untuk mengalami penyakit kardiovaskular.

3. Memicu banyaknya jerawat

Konsumsi gula aren secara berlebihan juga dapat mengganggu pembentukan kolagen pada kulit. Pembentukan kolagen pada kulit ini dapat menyebabkan munculnya kerutan halus pada wajah atau yang biasa disebut sebagai keriput. Ini adalah salah satu sebab gula aren dapat memicu dan memperceppat penuaan dini. Orang yang terlalu banyak mengonsumsi gula aren juga terbukti lebih rentan mengidap jerawat karena gula aren memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi di dalamnya.